Tanaman Hias Anggrek yang Cantik dan Umum Dijumpai

Anggrek adalah salah satu jenis bunga yang sangat spesial. Bentuk kelopak, pola, hingga warnanya selalu menjadi pemandangan yang indah dan mempesona. Anggrek pun merupakan jenis tumbuhan endemik di Indonesia sehingga tidak berasal dari negara lain. Banyak orang yang senang menamam dan memelihara tanaman hias anggrek. Kalau anda pun berminat tapi ingin mencari tahu lebih banyak tentang informasinya, anda bisa cek beberapa pembahasan berikut.

Beberapa Jenis Tanaman Hias Anggrek yang Populer

Tanaman anggrek mempunyai banyak variasi. Mulai dari warna kelopak dan bentuknya, hingga pola yang muncul secara alami membuat beragam variasi bisa anda temukan. Kalau anda ingin mencari info tanaman anggrek yang cantik dan populer, berikut adalah beberapa contohnya.

  1. Anggrek bulan

Tanaman hias anggrek yang paling sering tampak di rumah dan tempat lainnya adalah anggrek bulan. Hal yang sangat khas adalah warna putih bersih yang begitu cantik. Sebutan bulan pun muncul karena orang melihat kalau bentuk kelopak bunganya menyerupai bulan di malam hari. Selain cantik, anggrek bulan tidak memerlukan perawatan ekstra dan bisa tumbuh dengan cukup mudah. Sinar matahrai tetap diperlukan tapi sebaiknya jangan sampai terkena panas terik sepanjang hari. Air yang cukup juga sangat penting untuk menunjang tumbuhan ini. Menariknya, bunga yang cantik bisa bertahan cukup lama walau bahkan ketika sudah anda petik dan anda jadikan hiasan di vas bunga.

  1. Anggrek hitam

Tanaman hias anggrek hitam pun rasanya perlu anda ketahui. Walau namanya demikian, bukan berarti bahwa keseluruhan bunganya akan berwarna hitam pekat. Justru bagian kelopak bunganya didominasi warna hijau. Warna hitam justru hanya muncul di bagian mahkota atau sisi tengah bunga namun terlihat sangat kontras dengan kelopaknya yang hijau. Walau unik dan cantik, tanaman anggrek hitam memang tidak disarankan untuk anda pelihara karena sudah masuk daftar tanaman langka dan statusnya pun dilindungi.

  1. Anggrek bibir berbulu

Tanaman hias anggrek bibir berbulu mempunyai nama ilmiah paphilopedilum. Sebutan lain yang juga cukup populer adalah anggrek lady slipper dan anggrek penguin. Sesuai namanya, bibir atau bagian bunganya memang seperti ditumbuhi bulu-bulu halus dan menjadi kekhasan karena tidak banyak ditemukan di jenis anggrek lainnya. Bagian bibirnya pun tidak hanya mempunyai satu warna, tapi anda bisa temukan anggrek bibir berbulu dengan warna merah, oranye, dan bahkan cokelat. Lalu, daunnya tak kalah unik karena mempunyai pola loreng yang khas. Jenis tumbuhan anggrek penguin ini merupakan epifit atau menempel di tanaman atau pohon lainnya. kalau tidak anda tumbuhkan di batang pohon, anda perlu perhatikan penyiramannya karena tanaman ini perlu intensitas air yang cukup.

  1. Anggrek larat

Tanaman hias anggrek larat menjadi opsi lain yang mempesona dan cukup umum di banyak tempat. Sebutan lainnya adalah anggrek kupu-kupu karena bentuk bunganya mirip dengan binatang itu. Salah satu alasan yang membuatnya populer adalah karakteristik tanaman yang bisa bertahan di banyak kondisi suhu. Lalu, tumbuhannya bisa berkembang dengan baik walau anda tempatkan di indoor ataupun outdoor. Anggrek larat termasuk epifit sehingga akarnya perlu menempel pada batang kayu atau media tanam lainnya. Penyiraman dan tingkat kelembapan menjadi aspek penting saat anda ingin menanamnya.

  1. Anggrek dendrobium

Tanaman hias anggrek lain yang sangat populer di kalangan pecinta bunga adalah dendrobium. Ini pun merupakan salah satu jenis anggrek dengan banyak variasi. Warna hingga bentuk serta ukuran kelopaknya cukup beragam. Bahkan, beberapa bunga dendrobium mempunyai aroma yang khas dan harum sehingga bisa menjadi pertimbangan khusus misalkan anda ingin menempatkannya di dalam rumah dan membuat suasana lebih wangi. Bunga dendrobium pun tak hanya cantik, tapi juga bisa bertahan cukup lama.

Karakteristik dari Tumbuhan Anggrek

Walau mempunyai banyak variasi dan jenis, tanaman anggrek tentu mempunyai beberapa hal yang menjadi persamaan atau karakteristik. Anda yang ingin menanamnya pun tentu perlu tahu beberapa hal berikut.

  1. Akar

Tanaman hias anggrek mempunyai bentuk akar yang serabut. Walau badannya tampak bulat silindris, bagian ujungnya cukup runcing. Hal tersebut salah satunya untuk membantu tumbuhan agar bisa menempel di batang kayu hingga batu karena sebagian tumbuhan anggrek bersifat epifit atau tumbuh bersama dengan menempel di tanaman lain.

  1. Batang

Tanaman hias anggrek mempunyai bentuk batang yang khas dengan ruas-ruasnya. Namun, bentuk spesifiknya akan berbeda tergantung pada jenis anggrek. Karenanya, ada anggrek dengan batang yang tebal atau bahkan malah ramping. Umumnya, anggrek yang tumbuh di tanah mempunyai batang yang pendek dan tampak seperti ubi.  Sedangkan anggrek yang epifit mempunyai batang yang lebih memanjang dengan adanya lapisan lilin. Tujuannya adalah untuk mencegah pemuaian yang terlalu banyak.

  1. Daun

Daun dari tanaman hias anggrek tidak mempunyai tangkai. Dengan kata lain, daunnya akan langsung menempel ke ruas batangnya. Bentuk daun berupa oval dan bisa menjadi agak tebal karena daun anggrek mempunyai fungsi tambahan untuk menyimpan cadangan air.

  1. Bunga

Walau ada banyak jenis anggrek dengan warna, bentuk, dan pola bunga, namun ada kekhasan yang sangat umum. Dari segi bentuk, susunannya selalu majemuk dan akan muncul dari bagian tangkai yang memanjang dan muncul dari area ketiak daun. Nantinya, bunga bakal menjadi buah dengan bentuk kapsul berwarna hijau. Ketika sudah masak dan tua, buah dari tanaman hias anggrek akan mengering sehingga biji anggrek bisa lepas dan terbawa angin. Biji baru akan bisa benar-benar tumbuh kalau mendapatkan media tanam yang cocok.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *