5 Tips Pemasaran Budidaya Tanaman Hias Secara Online

Bagi Anda yang ingin usaha budidaya tanaman hias, pastikan belajar soal pemasaran online juga. Untuk membantu Anda seputar pemasaran budidaya tanaman hias ini, berikut adalah 5 tips yang dapat Anda coba!

1. Mulai Dari Membuat Pusat Operasi Digital

Tips pertama ini berhubungan dengan pusat operasi utama Anda di dunia online. Baik membuat website, mengoperasikan usaha di page bisnis Facebook ataupun blog. Pusat operasi ini adalah tempat Anda paling aktif memberikan informasi seputar usaha, memberi pelayanan dan juga update info marketing.

Platform ini akan menjadi tempat mengiring calon pembeli untuk dapatkan informasi lengkap seputar bisnis tanaman hias Anda. Di profil sosial media dan konten artikel marketing yang akan Anda gunakan, semua akan mengandung link utama ke platform pusat operasi ini.

2. Wajib Membuat Google Business Profile

Untuk memastikan brand usaha tanaman hias Anda mudah menyebar, buatlah Google Business Profile. Fitur ini gratis dan dapat menaruhnya pada Google Maps. Para calon konsumen yang cari lokasi usaha Anda akan mudah menggunakan fitur online Google ini.

Informasi usaha lain Anda juga mudah dimasukan dalam profile. Mulai dari foto-foto tanaman produk yang akan dijual, review konsumen, informasi jam buka, link ke sosial media, nomor WA, link website dan FAQ dapat Anda pasang di Google Business Profile.

3. Aktif di Sosial Media

Tips selanjutnya berhubungan dengan aktivitas di sosial media. Sebagian besar waktu individu di dunia online ada di sosial media. Jika ingin mengembangkan brand ataupun memberi layanan pada pelanggan, Anda harus lebih aktif di platform ini.

Dalam pemasaran budidaya tanaman hias sosial media menawarkan fitur chat dengan user lain, ikut trend viral, posting gambar seputar tanaman hias dan menyebarkan pengumuman promosi. Fungsi ini dapat memenuhi hampir semua kebutuhan pemasaran online usaha Anda.

4. Manfaatkan Marketplace Memudahkan Mendorong Penjualan

Penggunaan marketplace memudahkan transaksi secara online. Penjualan tanaman hias menggunakan platform marketplace membantu penjualan Anda lebih lancar. Tidak perlu membuat toko online sendiri dan hanya perlu memanfaatkan fitur di marketplace ini.

Mendapatkan rating di marketplace dapat menjadi alat pemasaran sendiri. Jika banyak konsumen puas dan Anda dapat rating tinggi, brand usaha budidaya tanaman hias tampak lebih terpercaya.

5. Buatlah Konten Seputar Budidaya Tanaman Hias

Agar usaha tanaman hias Anda mudah ditemukan di Google, buatlah konten seputarnya. Mulai dari konten artikel, foto dan video, dapat membantu. Untuk menyebarkan konten ini, pastikan metode SEO digunakan.

Banyak tutorial seputar SEO tersedia dan mudah digunakan. Bagi yang kesulitan menggunakan tutorial ini, silahkan pakai jasa konten SEO yang sudah banyak tersedia.

Sekian bahasan beberapa tips pemasaran budidaya tanaman hias online yang dapat Anda gunakan. Mudah-mudahan bahasan di atas berguna dan membantu Anda lebih sukses bisnis tanaman hias!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *