Tanaman Hias Hidroponik dan Cara Perawatannya

Ada beragam jenis tanaman yang cocok untuk menghias rumah anda. Masing-masing mempunyai metode perawatan hingga penamaman yang berbeda-beda. Salah satu yang menarik perhatian adalah tanaman hias hidroponik. Teknik hidroponik merupakan cara penanaman tanpa melibatkan tanah dan diganti dengan air. Dengan begitu, akar akan berada di dalam air, dan nantinya ada nutrisi yang ditambahkan ke air agar tumbuhan tetap bisa berkembang dengan baik.

Beberapa Opsi untuk Tanaman Hias Hidroponik

Hidroponik menjadi metode yang tepat bagi anda yang tidak mempunyai area tanah atau tempat yang luas untuk menanam tumbuhan. Apalagi, hidroponik akan membuat area tambah  bersih karena tidak ada tanah, apalagi untuk penanaman di dalam ruangan. Lalu, apa saja tumbuhan yang cocok dengan metode ini?

  1. Tillandsia

Nama lain dari tumbuhan ini adalah air plant. Kalau diartikan bakal menjadi tanaman angin. Hal itu memang cukup menggambarkan karakteristik dari tilandsia yang bisa tumbuh tanpa media tanam. Nutrisi untuk perkembangannya berasal dari udara. Karenanya, tumbuhan tillandsia bakal cocok untuk menjadi tanaman hias hidroponik. Proses perawatannya jelas gampang karena pada dasarnya tillandsia bisa tumbuh dengan baik walau tanpa adanya tanah. Untuk membuat pertumbuhannya lebih bagus, anda bisa mengecek dan mengganti air secara berkala dan menambahkan pupuk tambahan di air.

  1. Lumut spanyol

Namanya memang unik tapi ini bukan berasal dari jenis lumut. Hanya namanya saja yang demikian, dan sebenarnya ini masih menjadi kerabat dari tillandsia. Bentuknya sangat menyerupai lumut dan daunnya akan tumbuh menggantung dan memanjang seperti untaian jenggot. Karakteristik tumbuhannya membuatnya cocok untuk anda yang ingin mencari opsi tanaman hias hidroponik. Bakal lebih bagus lagi kalau pot berisi airnya anda gantung sehingga pertumbuhannya lebih optimal dan bentuknya lebih bagus. Untuk perawatan, anda sebaiknya mengganti air yang ada tiap dua minggu sekali saja, dan anda perlu menambahkan pupuk dengan kandungan fosfor di air.

  1. Bunga bakung putih

Paperwhites atau bunga bakung putih adalah opsi lain untuk tanaman hias hidroponik. Pilihan jenis tanamannya memang spesifik karena paperwhites lebih gampang dan lebih cocok untuk metode hidroponik. Namun, anda memang tidak hanya perlu pot dan air saja. Batu-batuan perlu menjadi tambahan di dalam air dan tujuannya adalah untuk membuat akarnya bisa masuk di air dan tidak mengambang. Lalu, batangnya tidak boleh menyentuh area air karena bisa membuat tumbuhannya busuk. Karena itulah perlu ada batu sebagai tumpuannya. Walau memang perawatannya agak ribet, namun hasilnya bakal memuaskan.

  1. Bambu keberuntungan

Tanaman hias hidroponik lain yang bakal bagus adalah lucky bamboo atau bambu keberuntungan. Walau namanya demikian, sebenarnya ini tidak masuk di kategori bambu sama sekali dan justru lebih dekat dengan kategori succulent. Hanya bentuknya saja yang membuat orang menyebutnya bambu keberuntungan. Tumbuhannya tampak mempunyai ruas seperti bambu dengan daun hijau agak cerah yang memanjang. Walau sebenarnya bisa tumbuh di tanah, lucky bamboo lebih banyak anda temukan dengan kondisi pot berisi air karena media tanam tak masalah besar bagi tumbuhan ini. Air menjadi opsi karena membuat tumbuhan bakal tampak lebih menarik.

  1. Anggrek

Anggrek biasanya tumbuh dengan dilekatkan di pohon atau ditanam dengan media tanam untuk kemudian berada di posisi menggantung. Ternyata, ini pun bisa menjadi opsi tanaman hias hidroponik. Anggrek bulan dan dendrobium adalah dua jenis yang paling cocok untuk tumbuh di media air. Namun tentu saja, nutrisi di air harus dijaga agar tumbuhan bisa tumbuh dengan baik dan bunganya bisa muncul.

Perawatan yang Tepat untuk Tanaman Hias Hidroponik

Tentu saja, ada hal yang perlu menjadi perhatian ketika anda menanam dengan metode hidroponik. Karena tidak memanfaatkan tanah, ada perlakuan dan perawatan khusus yang perlu menjadi perhatian. Berikut adalah beberapa di antaranya.

  1. Kondisi air

Kondisi air harus sering dicek. Karena menjadi pengganti tanah sebagai media tanam, tanaman hias hidroponik perlu air dengan ketinggian tertentu.  Pastinya, air tidak boleh sampai kering karena tumbuhan bakal mati. Ditambah lagi, air perlu dalam keadaan bersih sehingga sangat disarankan untuk menggganti air secara berkala. Karena ini adalah untuk tanaman hias, wadah atau pot sebisa mungkin berbahan bening agar keindahannya tetap terlihat. Dengan air yang bersih, tentu tanaman akan tambah cantik.

  1. Larutan nutrisi

Berbeda dengan tanah yang biasanya sudah mengandung unsur hara, air tidak mempunyai nutrisi yang cukup. Karenanya, anda perlu menambahkan larutan khusus layaknya pupuk agar tanaman hias hidroponik tetap bisa tumbuh dengan baik. Anda tentu tidak selalu bisa tahu apakah nutrisi di air sudah habis atau belum. Karenanya, cara paling aman adalah secara berkala menambahkan larutan nutrisi bersamaan dengan penggantian air tiap beberapa hari sekali.

  1. Kebersihan media tanam

Selain air, kebersihan dari pot juga wajib menjadi perhatian. Tujuannya adalah untuk mencegah adanya hama berupa jamur dan hal lainnya yang bisa muncul di tanaman hias hidroponik. Pembersihan berkala dengan air bersih yang mengalir sudah cukup. Namun, ada kalanya juga anda perlu menggunakan alkohol untuk membersihkan pot agar lebih higienis. Umumnya, satu hingga dua minggu sekali sudah menjadi intensitas yang memadai. Namun kalau lumut muncul lebih cepat, berarti pembersihan pot harus lebih sering.

  1. Kondisi tanaman

Selain air hingga media tanam, kondisi tanaman hias hidroponik juga perlu anda cek. Walau secara umum tumbuhan bisa berkembang dengan baik, beberapa bisa pula membusuk kalau bagian tertentu terendam air. Lalu, bisa pula ada serangan hama dan masalah lainnya. Karenanya, tanaman pun perlu mendapatkan perhatian.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *