6 Tanaman Hias Akar yang Atraktif serta Tips untuk Merawatnya

Tanaman hias akar merupakan salah satu pilihan dari beragam opsi tumbuhan untuk memperindah rumah anda. Sesuai namanya, sumber keindahannya ada di akar. Secara umum, kelompok tumbuhan hias ini merujuk pada tanaman yang mempunyai bentuk akar unik dan tumbuh atau terlihat di atas permukaan tanah. Biasanya, tumbuhan pun sengaja dibentuk menjadi bonsai atau pohon mini agar keindahan akar semakin terlihat jelas.

Rekomendasi Tanaman Hias Akar yang Populer

Tidak semua tanaman mempunyai karakteristik akar yang unik. Sebagian besar tumbuhan dan pohon justru mempunyai akar yang tersembunyi di bawah tanah. Namun, kalau anda penasaran dan tertarik untuk mempunyai beberapa tanaman hias eksotis tersebut, anda bisa cek info berikut.

  1. Bunga kertas

Salah satu tanaman hias akar yang paling sering dijumpai adalah bunga kertas. Sebagian orang memang lebih mengenalnya sebagai bougenville. Kalau tumbuh secara biasa, keunikan akarnya memang kurang terlihat dan hanya bunga warna-warni dengan tekstur seperti kertas saja yang akan anda jumpai. Namun ketika sudah dibentuk menjadi bonsai atau tumbuhan mini, keindahan akar yang mencuat ke atas permukaan tanah akan terlihat sangat menarik. Bentuk batangnya juga tak kalah menarik sehingga ketika sudah berhasil dikreasikan dan tumbuh dengan baik, area daun hanya akan ada di sisi atas. Keindahan akan semakin terpancar saat bunga sudah mulai muncul.

  1. Karet kebo

Tanaman hias akar lain adalah karet kebo. Nama ilmiahnya adalah ficus elastica. Tanaman ini sebenarnya tumbuh secara endemik salah satunya di Indonesia, dan mulai terkenal ketika tumbuhannya mulai dibudidayakan dan dikreasikan menjadi tumbuhan untuk menghias rumah. Selain karena akar yang bisa muncul dan tumbuh di atas permukaan tanah, pembentukan pola akar pun bakal lebih gampang karena tanaman tidak mudah mati atau rusak walau akarnya sering dipotong untuk dibuat menjadi bentuk bonsai yang cantik.

  1. Acer palmatum

Tanaman hias akar yang tak kalah menarik adalah acer palmatum. Orang biasa juga menyebutnya sebagai maple palatum atau bahkan maple jepang. Nama lainnya memang cukup banyak.  Acer palmatum bukanlah tumbuhan asli Indonesia, dan justru banyak tumbuh di negara seperti Korea, China, dan Rusia. Sudah pasti, akar menjadi daya tarik utama dari maple jepang. Pembentukannya pun relatif gampang saat dibonsai. Namun, hal istimewa lainnya ada di pola daun serta warnanya. Bentuk seperti bintang dengan gradasi warna yang unik membuatnya tambah cantik.

  1. Sinyo nakal

Nama tanaman hias akar selanjutnya ini memang unik. Untuk orang yang di desa, sinyo nakal memang terasa asing. Lain halnya kalau menyebutkan nama teh-tehan. Bentuknya yang menyerupai tumbuhan teh membuat sinyo nakal mendapatkan sebutan demikian di desa. Jenisnya termasuk sebagai tanaman perdu dan bahkan sering menjadi benteng alami atau pembatas antar rumah. Namun ternyata,  sinyo nakal bisa menjadi tumbuhan hias dengan teknik bonsai . Karakteristik akar, batang, dan daunnya pun menambah sisi eksotis yang ada.

  1. Ficus microcarpa

Nama ilmiah tanaman hias akar selanjutnya memang terasa asing. Orang lebih mengenalnya sebagai jenis beringin.  Pohon yang bisa tumbuh besar dan rindang tersebut ternyata bisa disulap menjadi tanaman yang indah untuk dekorasi rumah. Akarnya memang unik dan bahkan ada jenis mempunyai akar menjuntai dari atas.

  1. Adenium

Rekomendasi terakhir untuk tanaman hias akar adalah adenium.  Orang biasa juga menyebutnya sebagai kamboja jepang. Bahkan ketika berbicara tentang bonsai, seringkali pikiran akan langsung tertuju pada adenium. Karakteristik batang dan akarnya memang sangat cocok untuk menjadi bonsai. Akarnya bisa tampak bulat dan gemuk saat menjadi tumbuhan mini. Apalagi ketika bunga sudah mulai muncul dan mekar, kecantikannya akan sangat mempesona.

Beberapa Tips Perawatan Tanaman yang Sangat Penting

Selain cantik, tumbuhan hias yang memiliki daya tarik di akar tersebut perlu perawatan yang ekstra. Tidak saja proses pembuatan bonsai yang sulit, ternyata anda juga harus tahu cara perawatannya. Beberapa yang penting yang bisa menjadi perhatian adalah:

  1. Mengganti pot

Tanaman hias akar seringkali menggunakan pot yang tidak terlalu besar dan cukup dangkal. Padahal, proses bonsai sama sekali tidak menghentikan proses pertumbuhan tanaman. Oleh karenanya, penggantian pot perlu menjadi perhatian saat tanaman sudah mulai bertambah besar dan pot sudah tidak lagi memadai.

  1. Penyiraman secara berkala

Karena media tanam yang relatif minim, penyiraman secara rutin memang penting agar akar dan bagian tumbuhan lainnya tetap sehat dan memperoleh asupan air yang memadai. Namun, air juga tidak boleh terlalu banyak karena bakal merusak akar. Intensitas cahaya matahari yang cukup juga menjadi hal lain yang perlu menjadi perhatian agar tanaman tumbuh dengan baik.

  1. Pemangkasan cabang

Agar bentuknya tetap bagus dan pertumbuhanya bisa terkontrol, anda perlu sering melakukan pemangkasan cabang pada tanaman hias akar. Dengan begitu, bentuk tumbuhan akan selalu sesuai yang anda inginkan. Anda bisa melakukan pemotongan dan pengaturan cabang tersebut sekitar dua hingga tiga bulan sekali.

  1. Pemberian pupuk

Hal yang tak kalah penting adalah pemberian pupuk pada media tanam. Dengan pot yang tidak terlalu besar dan dalam, nutrisi dari tanah memang tidak cukup banyak. Air saja juga tidak akan cukup untuk menopang pertumbuhan. Bahkan sekarang anda juga bisa menemukan produk pupuk yang khusus untuk beragam tanaman bonsai. Anda tinggal mencari produk yang tepat dan memperhatikan takaran pupuknya. Frekuensi pemupukan pun tidak terlalu sering dan biasanya sudah tersedia keterangan di kemasan pupuk khusus tersebut.

Selain indah, tanaman hias akar memang perlu perawatan yang ekstra. Dengan beberapa tips yang ada, tentu anda bisa membuat tumbuhan cantik tersebut tumbuh dengan baik dan keindahannya bisa semakin bertambah seiring berjalannya hari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *